Mulanya Belanja Tiba-tiba Todongkan Pistol

BATAM – Aksi tembak menembak antara satuan reskrim Polresta Barelang dan kawanan perampok yang menyatroni toko sembako Sumber Kita milik Aciang di Kawasan pertokoan Dotamana, Batam Kota, Minggu (12/6/2011) malam bermula dari kedatangan tiga orang yang berpura-pura membeli.

Malam itu, tiga orang masuk ke toko, sedangkan tiga lainnya berjaga-jaga di luar. “Awalnya dua orang belanja, terus langsung todongkan pistol. Lainnya lagi membawa pisau. Mereka langsung acungkan pistol ke wajah kasir,” ujar seorang penjaga toko kepada Tribunnewsbatam.com.

Paisal mengaku syok saat disekap perampok. Menurutnya, tiga orang pelaku yang menggunakan sebo tiba‑tiba masuk kedalam toko sambil menodongkan senjata api dan pisau. Pelaku meminta bosnya mengeluarkan uang di dalam laci.

“Saya melihat tiga orang itu saat dia tiba‑tiba masuk, kami bertiga diancam dan diminta duduk. Pelaku yang dua langsung mengikat tangan kami ke belakang. Tidak lama kami langsung dengar suara tembakan dari luar, baru ketiga orang itu lari keluar. Tapi yang bawa senjata sempat juga menembakkan senjatanya kearah polisi,” ujar Paisal.

Sularno yang ditangkap di depan toko Aciang mengaku tidak ikut dalam aksi perampokan. Saat kejadian, ia mengaku hendak membeli rokok. Namun saat akan masuk kedalam toko ia langsung diamankan anggota.

“Saya tidak ikut gerombolan perampok itu bang, saya tadi hanya mau beli roko. Tiba‑tiba saya dengar suara tembakan, makanya saya berdiri saja didepan toko itu,” ujar Sularno kepada tribunnews Batam saat diamankan petugas sambil tiarap dalam pengawasan anggota.

Saprizal juga mengaku hanya sebagai pedangang rokok dipinggir jalan depan perumahan Mitra Raya. Saat kejadian ia akan membeli rokok untuk di jualnya kembali.

“Saya pedangang rokok bang, saya emang sempat masuk saat tembak‑tembakan. Tapi saya bukan pelakunya. Saya akan membeli rokok. Kenapa saya ditangkap pak,” tanya Saprizal kepada anggota yang mengamankannya.

Mirip Film Laga! Rampok-Polisi Adu Tembak

BATAM – Kawasan pertokoan Dotamana, Batam Kota, Minggu (12/6/2011) malam gempar. Bunyi tembakan bersahut-sahutan saat satuan reskrim Polresta Barelang menyergap kawanan perampok yang menyatroni toko sembako Sumber Kita milik Aciang.

Bak aksi di film laga, polisi dan perampok baku tembak selama lima menit. Jefri, pelaku perampokan, tewas terkena tembakan di kepala. Jefri bak jagoan menghadang petugas yang melakukan penyergapan.

“Pelaku yang tewas Jefri, saat akan diamankan anggota pelaku menembak duluan. Makanya anggota kita terkena serempetan senpi rakitannya itu. Saya tidak tahu persis pelaku ditembak berapa kali, pokonya banyaklah. Tapi seorang pelaku yang kabur sempat terkena tembak anggota,” ujar Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Aries Andi yang langsung memimpin langsung penyergapan.

Polisi menangkap dua tersangka yakni Sularno dan Safrizal. Sedangkan dua pelaku yang masuk kedalam toko berhasil melarikan diri lewat samping toko dengan menggunakan sepeda motornya.

Saat beraksi, kawanan perampok terbilang sadis. Mereka menyekap tiga orang karyawan toko yakni Paisal, Adi dan Edi. Pelaku juga melukai kepala Aciang menggunakan parang karena sempat melawan. Belum jelas benar berapa jumlah perampok yang beraksi. Namun korban mengaku perampok berjumlah enam orang, sementara kepolisian menduga perampok berjumlah delapan orang. Tribunnews.com

Buat Web Toko Online
Mau Jadi Agen Afiliasi di jagoanstore.com? GRATIS 250rb Langsung Jadi Milik anda!

Baca Juga :

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s