Inilah Daftar Nama Kader Demokrat Yang Tersandung Kasus Korupsi

IlustrasiJAKARTA - Partai Demokrat goyang. Sejumlah kader partai penguasa itu tersandung perkara korupsi. Slogan kampanye anti-korupsi pun kini balik dipertanyakan.

Ketua Departemen Ekonomi DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana menyebut partainya tetap berkomitmen terhadap pemberantasan korupsi. “Partai kita tetap berkomitmen tetap berpolitik bersih, antikorupsi. Itu garis partai kita,” kata Sutan kepada okezone, Kamis (9/6/2011) malam.

Sutan sendiri mengaku prihatin dengan sejumlah kasus korupsi yang melibatkan kader partai. “Kasus individu di internal Demokrat sekarang banyak. Silakan KPK, Kepolisian, Kejaksaan memeriksa kader Demokrat yang terindikasi terlibat korupsi atau kasus pidana lain,” tegasnya.

Anggota Komisi VII DPR ini menambahkan proses hukum yang dijalani kader Demokrat yang tersandung kasus pidana membuktikan partainya tidak melindungi siapapun. “Kasus Djufri yang ditahan kejaksaan dan kader Demokrat lain yang diproses hukum menandakan Demokrat tidak melindungi kader yang bermasalah. Itu komitmen kami,” pungkasnya.

Berikut sejumlah kader politisi Demokrat yang tersandung perkara korupsi.

1. RE Siahaan, bekas Wali Kota Pematang Siantar menjadi tersangka dugaan korupsi APBD tahun 2007. RE ditahan KPK sejak 8 Juni kemarin.

2. Djufri, anggota DPR dari Fraksi Demokrat ditahan Kejaksaan Tinggi (Kejati) karena kasus dugaan korupsi pengadaan tanah semasa menjadi Wali Kota Bukittinggi pada 2007.

3. Amrun Daulay, tersangka di KPK dalam kasus korupsi impor sapi dan mesin jahit. Kasus ini terjadi saat anggota Komisi II DPR Fraksi Demokrat itu menjabat Dirjen Bantuan dan Jaminan Sosial di Kementerian Sosial.

4.  As’ad Syam, anggota DPR Fraksi Demokrat. Mahkamah Agung dalam putusan kasasi memvonis As’ad empat tahun penjara karena terbukti bersalah dalam perkara korupsi proyek pembangunan jaringan listrik PLTD Sungai Bahar, Muarojambi pada tahun 2004.

5. Jhoni Allen Marbun. Wakil Ketum Partai Demokrat ini terganjal kasus dugaan suap dana stimulus proyek infrastruktur di wilayah timur Indonesia. Jhoni pernah diperiksa KPK sebagai saksi untuk Abdul Hadi Djamal terpidana kasus suap tersebut. Jhoni yang membantah menerima uang Rp1miliar dari pengusaha Hontjo Kurniawan, kini kasusnya masih diselidiki KPK.

6. Agusrin Najamudin, Gubernur nonaktif Bengkulu.  Pimpinan daerah Partai Demokrat ini divonis bebas oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat atas kasus dugaan korupsi dana pajak senilai Rp21 miliar. Belakangan, desakan agar KPK menyelidiki vonis bebas itu menguat.

Indonesia Corruption Watch (ICW) menyebut sejumlah kejanggalan dalam vonis itu pasca tertangkapnya hakim Syarifuddin Umar yang menjadi ketua majelis hakim perkara Agusrin.

7. Muhammad Nazaruddin, bekas Bendahara Umum Partai Demokrat. Statusnya masih sebagai saksi dalam dua perkara yakni dugaan korupsi di Kementerian Pendidikan Nasional dan suap proyek wisma atlet SEA Games.

Atas sederet kasus ini, Sutan menyebut partainya akan memperbaiki diri dalam kaderisasi internal. “Demokrat komit dan konsisten, biarlah kasus-kasus ini jadi pembersihan internal berharap agar Demokrat bisa belajar untuk mencari pemimpin yang baik,” tutupnya. okezone.com

Buat Web Toko Online

Baca Juga :

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.